Pemerintah Diminta Tegas Sikapi Iklan "Pecat Asisten Rumah Tangga Indonesia"

Iklan Semua Halaman

Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px. Iklan ini akan tampil di halaman utama, indeks, halaman posting dan statis.

Like Us On Facebook

Pemerintah Diminta Tegas Sikapi Iklan "Pecat Asisten Rumah Tangga Indonesia"

Jumat, 06 Februari 2015
Foto iklan robot pembersih lantai di Malaysia ini dianggap menyinggung tenaga kerja asal Indonesia. Foto tersebut beredar luas di media sosial, termasuk Twitter.
JAKARTA, IF POST - Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Nasdem, Prananda Surya Paloh mengatakan, pemerintah harus bertindak lebih tegas atas aksi provokasi yang dilakukan oleh pembuat iklan vacuum cleaner Robovac di Malaysia.
"Iklan itu secara langsung menyakiti bangsa Indonesia dan sangat tidak sensitif," kata Prananda dalam keterangan yang diterima awak media, Jumat (6/2/2015).
Prananda mengatakan, pemerintah Malaysia seharusnya dapat menertibkan seluruh agensi iklan yang bekerja di negara mereka. Jangan sampai, mereka membuat iklan yang justru memperkeruh hubungan antara Indonesia dan Malaysia.
Pasalnya, bukan kali ini saja agensi iklan Malaysia membuat iklan yang mendiskreditkan masyarakat Indonesia, terutama yang bekerja sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI) di sana. 
"Ada juga iklan Malaysia yang menyinggung bangsa Indonesia tahun 2012 lalu yang bertajuk 'Indonesian Maids Now On Sale'," katanya.
Ia menambahkan, para TKI yang bekerja di luar negeri adalah pahlawan devisa yang keberadaannya harus dilindungi pemerintah. Jika ada tindakan yang merendahkan mereka seperti yang dilakukan oleh agensi iklan Malaysia, pemerintah harus mengambil langkah cepat dan tegas untuk menyelesaikannya.
Kedutaan Besar Republik Indonesia di Malaysia telah melaporkan masalah tersebut ke kepolisian. Iklan tersebut dinilai merendahkan martabat bangsa Indonesia.